Service Water Heater Tenaga Surya Bandung 081936999998



Pada awalnya, water heater lebih banyak digunakan pada negara-negara yang beriklim dingin. Namun, kini negara-negara tropis seperti di Indonesia pun mulai marak menggunakan water heater. Sebagian besar konsumen water heater tersebut adalah masyarakat yang tinggal di kota-kota besar.

Bagi pekerja kantor, rasa lelah setelah bekerja seharian di kantor memang menyebalkan. Tentu mereka memerlukan sebuah kenyamanan ketika pulang ke rumah. Nah, kenyamanan tersebut antara lain dapat dinikmati dengan berendam di air panas.

Salah satu alat yang tepat agar Anda dapat menikmati berendam di air panas adalah dengan menggunakan water heater. Pada umumnya, water heater dibagi menjadi tiga jenis yaitu gas water heater, electric water heater, dan solar water heater.

Pada intinya, prinsip kerja dari gas water heater hampir sama ketika Anda memasak air dengan menggunakan kompor gas. Beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika akan memasang gas water heater adalah ventilasi udara di dalam kamar mandi tersebut. Hal ini untuk mencegah jika sewaktu-waktu gas bocor sehingga aliran udara mengalir ke luar ruangan. Untuk mengatasi hal tersebut, sebaiknya Anda meminta bantuan orang yang berpengalaman ketika akan melakukan proses pemasangan gas water heater terutama untuk di kamar mandi.

Selain gas water heater, ada juga water heater yang menggunakan tenaga listrik. Prinsip kerja water heater jenis ini hampir sama ketika Anda memasak air dengan menggunakan listrik seperti pada termos listrik. Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan water heater jenis ini adalah tersedianya alat pengaman listrik. Selain itu, agar pemakaian listrik tak terlalu boros, thermostat water heater dapat diatur agar tak terlalu panas sehingga water heater tak bekerja terus-menerus. Untuk menghindari risiko tersengat listrik, Anda dapat memasang antikontak di water heater jenis ini.

Jenis water heater lainnya adalah water heater teanaga surya. Cara kerja water heater tipe ini adalah menggunakan prinsip penyerapan tenaga matahari. Solar water heater dapat menjadi cara yang efektif untuk menghasilkan air panas dirumah Anda. Alat ini juga dapat digunakan dalam iklim apapun, dan bahan bakar yang digunakan merupakan bahan bakar terbarukan yaitu sinar matahari bebas.
Solar water heater merupakan sistem yang didesain untuk menghadirkan air panas sepanjang tahun. Namun, di musim hujan kadang panas matahari yang diperoleh tidak dapat mencukupi untuk memanaskan air. Anda tidak perlu khawatir akan hal tersebut, solar water heater merupakan alat yang telah didesain dengan tekhnologi mutakhir sehingga jika hal tersebut terjadi sistem masih bisa memanaskan air menggunakan backup listrik. Selain itu, inovasi teknis pada alat ini telah meningkatkan kinerja, lama pakai sistem, dan kemudahan dalam penggunaannya.
Desain yang sangat cocok untuk iklim tropis dapat dianggap sebagai teknologi tepat guna bagi negara-negara tropis seperti Indonesia.

Service Water Heater Pemanas Air di Bandung

082118535020


Pada awalnya, water heater lebih banyak digunakan pada negara-negara yang beriklim dingin. Namun, kini negara-negara tropis seperti di Indonesia pun mulai marak menggunakan water heater. Sebagian besar konsumen water heater tersebut adalah masyarakat yang tinggal di kota-kota besar.

Bagi pekerja kantor, rasa lelah setelah bekerja seharian di kantor memang menyebalkan. Tentu mereka memerlukan sebuah kenyamanan ketika pulang ke rumah. Nah, kenyamanan tersebut antara lain dapat dinikmati dengan berendam di air panas.

Salah satu alat yang tepat agar Anda dapat menikmati berendam di air panas adalah dengan menggunakan water heater. Pada umumnya, water heater dibagi menjadi tiga jenis yaitu gas water heater, electric water heater, dan solar water heater.

Pada intinya, prinsip kerja dari gas water heater hampir sama ketika Anda memasak air dengan menggunakan kompor gas. Beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika akan memasang gas water heater adalah ventilasi udara di dalam kamar mandi tersebut. Hal ini untuk mencegah jika sewaktu-waktu gas bocor sehingga aliran udara mengalir ke luar ruangan. Untuk mengatasi hal tersebut, sebaiknya Anda meminta bantuan orang yang berpengalaman ketika akan melakukan proses pemasangan gas water heater terutama untuk di kamar mandi.

Selain gas water heater, ada juga water heater yang menggunakan tenaga listrik. Prinsip kerja water heater jenis ini hampir sama ketika Anda memasak air dengan menggunakan listrik seperti pada termos listrik. Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan water heater jenis ini adalah tersedianya alat pengaman listrik. Selain itu, agar pemakaian listrik tak terlalu boros, thermostat water heater dapat diatur agar tak terlalu panas sehingga water heater tak bekerja terus-menerus. Untuk menghindari risiko tersengat listrik, Anda dapat memasang antikontak di water heater jenis ini.

Jenis water heater lainnya adalah water heater teanaga surya. Cara kerja water heater tipe ini adalah menggunakan prinsip penyerapan tenaga matahari. Solar water heater dapat menjadi cara yang efektif untuk menghasilkan air panas dirumah Anda. Alat ini juga dapat digunakan dalam iklim apapun, dan bahan bakar yang digunakan merupakan bahan bakar terbarukan yaitu sinar matahari bebas.
Solar water heater merupakan sistem yang didesain untuk menghadirkan air panas sepanjang tahun. Namun, di musim hujan kadang panas matahari yang diperoleh tidak dapat mencukupi untuk memanaskan air. Anda tidak perlu khawatir akan hal tersebut, solar water heater merupakan alat yang telah didesain dengan tekhnologi mutakhir sehingga jika hal tersebut terjadi sistem masih bisa memanaskan air menggunakan backup listrik. Selain itu, inovasi teknis pada alat ini telah meningkatkan kinerja, lama pakai sistem, dan kemudahan dalam penggunaannya.
Desain yang sangat cocok untuk iklim tropis dapat dianggap sebagai teknologi tepat guna bagi negara-negara tropis seperti Indonesia.

Jasa Panggilan Water Heater di Bandung

082118535020


Pada awalnya, water heater lebih banyak digunakan pada negara-negara yang beriklim dingin. Namun, kini negara-negara tropis seperti di Indonesia pun mulai marak menggunakan water heater. Sebagian besar konsumen water heater tersebut adalah masyarakat yang tinggal di kota-kota besar.

Bagi pekerja kantor, rasa lelah setelah bekerja seharian di kantor memang menyebalkan. Tentu mereka memerlukan sebuah kenyamanan ketika pulang ke rumah. Nah, kenyamanan tersebut antara lain dapat dinikmati dengan berendam di air panas.

Salah satu alat yang tepat agar Anda dapat menikmati berendam di air panas adalah dengan menggunakan water heater. Pada umumnya, water heater dibagi menjadi tiga jenis yaitu gas water heater, electric water heater, dan solar water heater.

Pada intinya, prinsip kerja dari gas water heater hampir sama ketika Anda memasak air dengan menggunakan kompor gas. Beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika akan memasang gas water heater adalah ventilasi udara di dalam kamar mandi tersebut. Hal ini untuk mencegah jika sewaktu-waktu gas bocor sehingga aliran udara mengalir ke luar ruangan. Untuk mengatasi hal tersebut, sebaiknya Anda meminta bantuan orang yang berpengalaman ketika akan melakukan proses pemasangan gas water heater terutama untuk di kamar mandi.

Selain gas water heater, ada juga water heater yang menggunakan tenaga listrik. Prinsip kerja water heater jenis ini hampir sama ketika Anda memasak air dengan menggunakan listrik seperti pada termos listrik. Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan water heater jenis ini adalah tersedianya alat pengaman listrik. Selain itu, agar pemakaian listrik tak terlalu boros, thermostat water heater dapat diatur agar tak terlalu panas sehingga water heater tak bekerja terus-menerus. Untuk menghindari risiko tersengat listrik, Anda dapat memasang antikontak di water heater jenis ini.

Jenis water heater lainnya adalah water heater teanaga surya. Cara kerja water heater tipe ini adalah menggunakan prinsip penyerapan tenaga matahari. Solar water heater dapat menjadi cara yang efektif untuk menghasilkan air panas dirumah Anda. Alat ini juga dapat digunakan dalam iklim apapun, dan bahan bakar yang digunakan merupakan bahan bakar terbarukan yaitu sinar matahari bebas.
Solar water heater merupakan sistem yang didesain untuk menghadirkan air panas sepanjang tahun. Namun, di musim hujan kadang panas matahari yang diperoleh tidak dapat mencukupi untuk memanaskan air. Anda tidak perlu khawatir akan hal tersebut, solar water heater merupakan alat yang telah didesain dengan tekhnologi mutakhir sehingga jika hal tersebut terjadi sistem masih bisa memanaskan air menggunakan backup listrik. Selain itu, inovasi teknis pada alat ini telah meningkatkan kinerja, lama pakai sistem, dan kemudahan dalam penggunaannya.
Desain yang sangat cocok untuk iklim tropis dapat dianggap sebagai teknologi tepat guna bagi negara-negara tropis seperti Indonesia.

Layanan Water Heater di Bandung

082118535020


Pada awalnya, water heater lebih banyak digunakan pada negara-negara yang beriklim dingin. Namun, kini negara-negara tropis seperti di Indonesia pun mulai marak menggunakan water heater. Sebagian besar konsumen water heater tersebut adalah masyarakat yang tinggal di kota-kota besar.

Bagi pekerja kantor, rasa lelah setelah bekerja seharian di kantor memang menyebalkan. Tentu mereka memerlukan sebuah kenyamanan ketika pulang ke rumah. Nah, kenyamanan tersebut antara lain dapat dinikmati dengan berendam di air panas.

Salah satu alat yang tepat agar Anda dapat menikmati berendam di air panas adalah dengan menggunakan water heater. Pada umumnya, water heater dibagi menjadi tiga jenis yaitu gas water heater, electric water heater, dan solar water heater.

Pada intinya, prinsip kerja dari gas water heater hampir sama ketika Anda memasak air dengan menggunakan kompor gas. Beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika akan memasang gas water heater adalah ventilasi udara di dalam kamar mandi tersebut. Hal ini untuk mencegah jika sewaktu-waktu gas bocor sehingga aliran udara mengalir ke luar ruangan. Untuk mengatasi hal tersebut, sebaiknya Anda meminta bantuan orang yang berpengalaman ketika akan melakukan proses pemasangan gas water heater terutama untuk di kamar mandi.

Selain gas water heater, ada juga water heater yang menggunakan tenaga listrik. Prinsip kerja water heater jenis ini hampir sama ketika Anda memasak air dengan menggunakan listrik seperti pada termos listrik. Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan water heater jenis ini adalah tersedianya alat pengaman listrik. Selain itu, agar pemakaian listrik tak terlalu boros, thermostat water heater dapat diatur agar tak terlalu panas sehingga water heater tak bekerja terus-menerus. Untuk menghindari risiko tersengat listrik, Anda dapat memasang antikontak di water heater jenis ini.

Jenis water heater lainnya adalah water heater teanaga surya. Cara kerja water heater tipe ini adalah menggunakan prinsip penyerapan tenaga matahari. Solar water heater dapat menjadi cara yang efektif untuk menghasilkan air panas dirumah Anda. Alat ini juga dapat digunakan dalam iklim apapun, dan bahan bakar yang digunakan merupakan bahan bakar terbarukan yaitu sinar matahari bebas.
Solar water heater merupakan sistem yang didesain untuk menghadirkan air panas sepanjang tahun. Namun, di musim hujan kadang panas matahari yang diperoleh tidak dapat mencukupi untuk memanaskan air. Anda tidak perlu khawatir akan hal tersebut, solar water heater merupakan alat yang telah didesain dengan tekhnologi mutakhir sehingga jika hal tersebut terjadi sistem masih bisa memanaskan air menggunakan backup listrik. Selain itu, inovasi teknis pada alat ini telah meningkatkan kinerja, lama pakai sistem, dan kemudahan dalam penggunaannya.
Desain yang sangat cocok untuk iklim tropis dapat dianggap sebagai teknologi tepat guna bagi negara-negara tropis seperti Indonesia.

Tukang Dispenser Bandung

082118535020


Mengenal Beberapa Kerusakan Pada Dispenser dan Mengatasinya

Dispenser merupakan Alat elektronik modern yang kini telah menjelma menjadi salah satu peralatan elektronik yang paling di butuhkan oleh manusia, mengingat pentingnya peran dispenser bagi Anda, maka pada kesempatan ini kami memberikan sedikit tulisan mengenai kerusakan-kerusakan yang umum terjadi pada Dispenser, berikut juga kami berikan penjelasan dalam menanganinya.

Kerusakan-kerusakan yang terjadi pada dispenser adalah sebagai berikut :
  1. Air yang keluar melalui kran warna biru tidak dingin
  • chek thermostat yang berada pada belakang dispenser, apakah diposisi paling rendah? jika ya, putar thermostat kearah kanan/keposisi tinggi.
  • check pada dua kaki terminal thermostat, apakah ada sebuah tahanan/ohm untuk dapat mengalirkan arus listrik ke compressor?
  • check compressor, apakah dapat beroperasi atau tidak? jika tidak beroperasi cek relay compressor, overload compressor dan kabel-kabel yang menuju ke compressor.
  • check kebocoran freon pada semua sistem sambungan pipa.
     2. Air keluar dari bagian bawah dispenser
  • check karet seal yang berada pada kedua kran.
  • check drat luar pada kran dan drat dalam sambungan kran, apakah mengalami kebocoran?
  • check, apakah tabung air panas yang berada pada bagian tengah mengalami kebocoran?
  • check selang untuk pengurasan air yang berada pada bagian bawah tabung air panas, apakah pecah atau mengalami kebocoran?

    3. Air yang keluar dari kran warna merah tidak panas sama sekali
  • chek, apakah heater pemanas mengalami kerusakan, ukur dengan tester pada kedua kabel terminal pada posisi skala ohm.
  • check, overload pada tabung air panas, apakah ada tahanan/ohm untuk mengalirkan arus listrik.
  • check juga kabel-kabel yang menuju ke heater pemanas apakah terputus atau terbakar?
  • check switch on-off heater pada bagian belakang dispenser, apakah pada posisi on?

Cara membuka kap depan dispenser, Sebagai Berikut :
  • Angkat terlebih dahulu galon yang berisi air, dan keringkan air yang berada pada tabung stenless dan tabung air panas dengan cara membuka tutup pipa selang pengurasan yang terdapat pada bagian bawah konderser. Atau bisa juga dengan menekan kedua kran dispenser.
  • Buka baut pada bagian belakang atas, agar kap bagian tabung atas terlepas.
  • Gunakan obeng kembang yang panjang untuk membuka baut kap depan dispenser, masukan obeng kembang panjang melalui sela-sela kondenser pada bagian belakang dispenser.
  • Setelah baut terlepas, lepaskan kedua kran dispenser dengan cara memutar kekiri.
  • Setelah kran terlepas buka bagian kap bagian kran dengan cara menariknya ke belakang.
  • kap dispenser ada 3 buah, satu terdapat pada bagian atas tabung stenless yang berfungsi untuk menahan beban galon air. Kap yang kedua dibagian kran dispenser, dan kap yang ketiga dibagian bawah kran dispenser.
Sebelum melepas kap bagian bawah kran, perhatikan bagian bawah kap apakah terdapat baut?
jika tidak ada baut, anda bisa melepaskannya dengan cara menarik kebelakang.

Mungkin ada salah satu kerusakan yang sama pada mesin dispenser anda seperti pembahasan diatas, Anda tak perlu khawatir langsung saja hubungi jasa ahli dispenser profesional yang anda percaya. 

Jasa Service Dispenser di Bandung

082118535020


Mengenal Beberapa Kerusakan Pada Dispenser dan Mengatasinya

Dispenser merupakan Alat elektronik modern yang kini telah menjelma menjadi salah satu peralatan elektronik yang paling di butuhkan oleh manusia, mengingat pentingnya peran dispenser bagi Anda, maka pada kesempatan ini kami memberikan sedikit tulisan mengenai kerusakan-kerusakan yang umum terjadi pada Dispenser, berikut juga kami berikan penjelasan dalam menanganinya.

Kerusakan-kerusakan yang terjadi pada dispenser adalah sebagai berikut :
  1. Air yang keluar melalui kran warna biru tidak dingin
  • chek thermostat yang berada pada belakang dispenser, apakah diposisi paling rendah? jika ya, putar thermostat kearah kanan/keposisi tinggi.
  • check pada dua kaki terminal thermostat, apakah ada sebuah tahanan/ohm untuk dapat mengalirkan arus listrik ke compressor?
  • check compressor, apakah dapat beroperasi atau tidak? jika tidak beroperasi cek relay compressor, overload compressor dan kabel-kabel yang menuju ke compressor.
  • check kebocoran freon pada semua sistem sambungan pipa.
     2. Air keluar dari bagian bawah dispenser
  • check karet seal yang berada pada kedua kran.
  • check drat luar pada kran dan drat dalam sambungan kran, apakah mengalami kebocoran?
  • check, apakah tabung air panas yang berada pada bagian tengah mengalami kebocoran?
  • check selang untuk pengurasan air yang berada pada bagian bawah tabung air panas, apakah pecah atau mengalami kebocoran?

    3. Air yang keluar dari kran warna merah tidak panas sama sekali
  • chek, apakah heater pemanas mengalami kerusakan, ukur dengan tester pada kedua kabel terminal pada posisi skala ohm.
  • check, overload pada tabung air panas, apakah ada tahanan/ohm untuk mengalirkan arus listrik.
  • check juga kabel-kabel yang menuju ke heater pemanas apakah terputus atau terbakar?
  • check switch on-off heater pada bagian belakang dispenser, apakah pada posisi on?

Cara membuka kap depan dispenser, Sebagai Berikut :
  • Angkat terlebih dahulu galon yang berisi air, dan keringkan air yang berada pada tabung stenless dan tabung air panas dengan cara membuka tutup pipa selang pengurasan yang terdapat pada bagian bawah konderser. Atau bisa juga dengan menekan kedua kran dispenser.
  • Buka baut pada bagian belakang atas, agar kap bagian tabung atas terlepas.
  • Gunakan obeng kembang yang panjang untuk membuka baut kap depan dispenser, masukan obeng kembang panjang melalui sela-sela kondenser pada bagian belakang dispenser.
  • Setelah baut terlepas, lepaskan kedua kran dispenser dengan cara memutar kekiri.
  • Setelah kran terlepas buka bagian kap bagian kran dengan cara menariknya ke belakang.
  • kap dispenser ada 3 buah, satu terdapat pada bagian atas tabung stenless yang berfungsi untuk menahan beban galon air. Kap yang kedua dibagian kran dispenser, dan kap yang ketiga dibagian bawah kran dispenser.
Sebelum melepas kap bagian bawah kran, perhatikan bagian bawah kap apakah terdapat baut?
jika tidak ada baut, anda bisa melepaskannya dengan cara menarik kebelakang.

Mungkin ada salah satu kerusakan yang sama pada mesin dispenser anda seperti pembahasan diatas, Anda tak perlu khawatir langsung saja hubungi jasa ahli dispenser profesional yang anda percaya. 

Layanan Dispenser Bandung

082118535020


Mengenal Beberapa Kerusakan Pada Dispenser dan Mengatasinya

Dispenser merupakan Alat elektronik modern yang kini telah menjelma menjadi salah satu peralatan elektronik yang paling di butuhkan oleh manusia, mengingat pentingnya peran dispenser bagi Anda, maka pada kesempatan ini kami memberikan sedikit tulisan mengenai kerusakan-kerusakan yang umum terjadi pada Dispenser, berikut juga kami berikan penjelasan dalam menanganinya.

Kerusakan-kerusakan yang terjadi pada dispenser adalah sebagai berikut :
  1. Air yang keluar melalui kran warna biru tidak dingin
  • chek thermostat yang berada pada belakang dispenser, apakah diposisi paling rendah? jika ya, putar thermostat kearah kanan/keposisi tinggi.
  • check pada dua kaki terminal thermostat, apakah ada sebuah tahanan/ohm untuk dapat mengalirkan arus listrik ke compressor?
  • check compressor, apakah dapat beroperasi atau tidak? jika tidak beroperasi cek relay compressor, overload compressor dan kabel-kabel yang menuju ke compressor.
  • check kebocoran freon pada semua sistem sambungan pipa.
     2. Air keluar dari bagian bawah dispenser
  • check karet seal yang berada pada kedua kran.
  • check drat luar pada kran dan drat dalam sambungan kran, apakah mengalami kebocoran?
  • check, apakah tabung air panas yang berada pada bagian tengah mengalami kebocoran?
  • check selang untuk pengurasan air yang berada pada bagian bawah tabung air panas, apakah pecah atau mengalami kebocoran?

    3. Air yang keluar dari kran warna merah tidak panas sama sekali
  • chek, apakah heater pemanas mengalami kerusakan, ukur dengan tester pada kedua kabel terminal pada posisi skala ohm.
  • check, overload pada tabung air panas, apakah ada tahanan/ohm untuk mengalirkan arus listrik.
  • check juga kabel-kabel yang menuju ke heater pemanas apakah terputus atau terbakar?
  • check switch on-off heater pada bagian belakang dispenser, apakah pada posisi on?

Cara membuka kap depan dispenser, Sebagai Berikut :
  • Angkat terlebih dahulu galon yang berisi air, dan keringkan air yang berada pada tabung stenless dan tabung air panas dengan cara membuka tutup pipa selang pengurasan yang terdapat pada bagian bawah konderser. Atau bisa juga dengan menekan kedua kran dispenser.
  • Buka baut pada bagian belakang atas, agar kap bagian tabung atas terlepas.
  • Gunakan obeng kembang yang panjang untuk membuka baut kap depan dispenser, masukan obeng kembang panjang melalui sela-sela kondenser pada bagian belakang dispenser.
  • Setelah baut terlepas, lepaskan kedua kran dispenser dengan cara memutar kekiri.
  • Setelah kran terlepas buka bagian kap bagian kran dengan cara menariknya ke belakang.
  • kap dispenser ada 3 buah, satu terdapat pada bagian atas tabung stenless yang berfungsi untuk menahan beban galon air. Kap yang kedua dibagian kran dispenser, dan kap yang ketiga dibagian bawah kran dispenser.
Sebelum melepas kap bagian bawah kran, perhatikan bagian bawah kap apakah terdapat baut?
jika tidak ada baut, anda bisa melepaskannya dengan cara menarik kebelakang.

Mungkin ada salah satu kerusakan yang sama pada mesin dispenser anda seperti pembahasan diatas, Anda tak perlu khawatir langsung saja hubungi jasa ahli dispenser profesional yang anda percaya. 

Service Kulkas | Freezer | Showcase di Cihanjuang Lembang Dago Cikutra

081936999998

Berkaitan dengan pemakaian kulkas, freezer, showcase dan macam-macam mesin pendingin, kali ini admin akan mengulas teori dasar mengenai mesin pendingin.
Sistem pendinginan atau refrigeration adalah proses  berpindahnya  panas dari suatu benda ke benda yang lain. Karena adanya sistem perpindahan panas maka benda yang melepaskan panas akan menjadi dingin sementara benda yang menyerap panas suhunya akan naik.
Ada beberapa metode yang diterapkan pada sistem pendinginan diantaranya adalah: Sistem penyerapan panas (absortion system), Sistem Stream Jet, Sistem thermo electric dan Sistem mechanical. Artikel ini hanya akan mengulas sistem pendinginan dengan metode mechanical yang biasa disebut juga pendinginan system uap bertekanan  ( Mechanical  Refrigeration by Vapor Compression)
Sejarah Mesin Pendingin.
Kebutuhan orang untuk mengawetkan makanan dan bahan makanan menjadi dasar pemikiran terciptanya alat pendingin. Dari hasil penelitian diketahui bahwa penyebab membusuknya bahan makanan adalah adanya microba-microba  yang berkembang biak pada makanan. Microba berkembang biak dengan cepat pada suhu hangat sebaliknya pada suhu dingin dibawah 50 derajat fahrenheit microba tidak bisa berkembang sama sekali.
China adalah Negara pertama yang menemukan manfaat peggunaan mesin pendingin, berawal dari kebiasaan  masyarakat china yang menginginkan rasa lebih segar pada minuman dengan menyimpan botol -botol minuman di tempat dingin.
Kemudian di Mesir masyarakatnya juga suka menikmati minuman dingin dengan cara menaruh jerigen-jerigen berisi air di atas atap pada malam hari.
Orang –orang  Yunani dan Romawi malah sudah lebih dulu memanfaatkan salju untuk mendinginkan bahan makanan mereka, dengan  membungkus rapat lalu mengubur makanan di dalam gundukan salju mereka merasakan perbedaan aroma pada makanan mereka.
Sampai beberapa dekade orang mengunakan balok-balok salju sebagai sarana untuk mendinginkan dan mengawetkan bahan makanan. Hingga pada tahun 1834 seorang engineer Amerika yang bernama  Jacob Perkind mengenalkan mesin pembuat es untuk pertama kalinya di London. Dia kemudian mempatentkan temuannya ini.
Kira-kira 5 tahun kemudian mesin pendingin makanan (refrigerator) diproduksi di negara-negara eropa di Inggris, di Jerman, di  Perancis dan di negara-negara lain.
Hingga sekarang teknologi pembuatan refrigerator terus dikembangkan mengingat kebutuhan regfrigerator sebagai mesin pendingin bukan hanya untuk mendinginkan makanan melainkan juga dibutuhan pada industri, kesehatan, kimia, laboratorium, dan lain-lain.

Prinsif kerja refrigerator.
Pada umumnya mesin pendingin yang dipergunakan saat ini baik di sektor perumahan maupun industri adalah mesin pendingin yang menerapkan metode mechanical refrigeration system atau sistem pendingin dengan tekanan uap, jenis pendingin ini mempunyai empat komponen penting yaitu compressor, evaporator, condenser dan expansion valve.
Kompresor adalah jantungnya sistem pendingin mechanical refrigerator, Karena dengan kompresor ini media pendingin berupa freon disirkulasikan secara terus menerus sehingga proses penyerapan panas dan pelepasan panas bisa berjalan.
Evaporator adalah komponen berupa pipa panjang yang didesain berbelok-belok  (dibuat coil) diletakkan  didalam dinding kulkas, evaporator inilah yang akan menyerap panas dari bahan yang didinginkan. Pada bagian evaporator, freon mengalir dalam tekanan rendah sehingga suhunya juga berada dalam keadaan suhu rendah oleh  karena itu bagian ini juga dikenal  dengan sebutan cooling coil  atau chilling unit.
Condenser adalah juga berupa pipa panjang yang dibentuk berbelok belok (dibuat coil)  yang dipasangnya dibagian luar refrigerator, fungsi condenser adalah untuk melepas panas yang dibawa freon ke udara luar (ke atmosphere), pada bagian ini  freon memiliki tekanan tinggi.
Expansion Valve  adalah komponen yang penting dalam menentukan kualitas sebuah refrigerator, karena efek kerja dari expansion valve akan menentukan seberapa bagusnya kapasitas sebuah refrigerator. Fungsi daripada expansion valve ini yaitu untuk mengatur aliran freon ke evaporator, expansion valve bekerja menurunkan tekanan freon sesuai dengan setting temperature yang di tentukan oleh alat control temperature, kegagalan kerja expansion valve bisa menyebabkan refrigerator jadi tidak effisien bahkan dapat menyebabkan  kerusakan kompressor karena over load.
Freon atau refrigerant adalah bahan cair yang dipakai sebagai media pembawa panas , freon adalah cairan yang dapat menguap pada temperature rendah, fungsi utama nya dalam refrigerator freon menyerap panas di evaporator dan membuang panas di bagian condenser.

Pergerakan Freon.
Gambar dibawah ini adalah bagan aliran freon pada refrigerator, penjelasan selengkapnya silahkan lanjutkan membaca:
bagan alir freon pada kulkas
Pada  poin 1 freon memiliki tekanan rendah bergerak menuju ke evaporator,dibagian inilah tempat dimana bahan yang akan didinginkan ditempatkan, freon akan menyerap panas dari bahan bahan tersebut, penyerapan panas dari bahan yang didinginkan akan menyebabkan freon berubah menjadi uap, dalam phase uap ini freon akan bergerak menuju bagian suction compressor.
Pada poin 2 freon yang bertekan rendah akan di naikkan tekanannya oleh compressor sebagai akibatnya keluar gari compressor tekanan freon menjadi naik demikian pula dengan suhunya.
Pada poin 3 keluar dari compressor freon bertekanan tinggi, kemudian akan mengalir ke dalam condenser, dibagian ini panas akan dilepaskan ke atmosphere mengakibatkan freon kembali ke phase cair tetapi masih dalam tekanan tinggi.
Pada poin 4 freon cair yang bertekanan tinggi akan melewati sebuah alat yang dinamakan expansion valve atau dikenal juga dengan sebutan pipa kapiler, pada tahap ini tekanan freon akan berubah dari tekanan tinggi ke tekanan rendah secara mendadak menyebabkan suhu juga akan menjadi turun secara drastis, penurunan suhu pada freon setelah melewati expansion valve mengkondisikan freon untuk siap kembali menyerap panas.
Demikian seterusnya sirkulasi freon akan berlangsung sepanjang kompressor nya jalan serta tidak ada kerusakan pada komponen-komponen lainnya. Dengan adanya sirkulasi freon tersebut maka perubahan phase dari freon cair menjadi gas dan sebaliknya terus berlangsung, phenomena perubahan wujud benda inilah  yang mendasari sistim kerja mesin pendingin seperti kulkas, freezer dan lain-lain. Selanjutnya pembahasan mengenai sifat-sifat benda bisa dibaca dalam artikel.
Adapun komponen yang biasanya paling ringkih dan di akui sangat banyak menjadi penyebab kerusakan sistim alir freon adalah kegagalan berfungsinya expansion valve, bisa karena mampat, bocor atau adanya penyempitan karena karat.
Bila terjadi keadaan seperti demikian maka membawa mesin ke bagian servis sangat disarankan agar kerusakan tidak menjalar pada komponen  komponen lainnya. 

Service Kulkas | Freezer | Showcase di Soreang Banjaran Ciparay Majalaya

082118535020

Berkaitan dengan pemakaian kulkas, freezer, showcase dan macam-macam mesin pendingin, kali ini admin akan mengulas teori dasar mengenai mesin pendingin.
Sistem pendinginan atau refrigeration adalah proses  berpindahnya  panas dari suatu benda ke benda yang lain. Karena adanya sistem perpindahan panas maka benda yang melepaskan panas akan menjadi dingin sementara benda yang menyerap panas suhunya akan naik.
Ada beberapa metode yang diterapkan pada sistem pendinginan diantaranya adalah: Sistem penyerapan panas (absortion system), Sistem Stream Jet, Sistem thermo electric dan Sistem mechanical. Artikel ini hanya akan mengulas sistem pendinginan dengan metode mechanical yang biasa disebut juga pendinginan system uap bertekanan  ( Mechanical  Refrigeration by Vapor Compression)
Sejarah Mesin Pendingin.
Kebutuhan orang untuk mengawetkan makanan dan bahan makanan menjadi dasar pemikiran terciptanya alat pendingin. Dari hasil penelitian diketahui bahwa penyebab membusuknya bahan makanan adalah adanya microba-microba  yang berkembang biak pada makanan. Microba berkembang biak dengan cepat pada suhu hangat sebaliknya pada suhu dingin dibawah 50 derajat fahrenheit microba tidak bisa berkembang sama sekali.
China adalah Negara pertama yang menemukan manfaat peggunaan mesin pendingin, berawal dari kebiasaan  masyarakat china yang menginginkan rasa lebih segar pada minuman dengan menyimpan botol -botol minuman di tempat dingin.
Kemudian di Mesir masyarakatnya juga suka menikmati minuman dingin dengan cara menaruh jerigen-jerigen berisi air di atas atap pada malam hari.
Orang –orang  Yunani dan Romawi malah sudah lebih dulu memanfaatkan salju untuk mendinginkan bahan makanan mereka, dengan  membungkus rapat lalu mengubur makanan di dalam gundukan salju mereka merasakan perbedaan aroma pada makanan mereka.
Sampai beberapa dekade orang mengunakan balok-balok salju sebagai sarana untuk mendinginkan dan mengawetkan bahan makanan. Hingga pada tahun 1834 seorang engineer Amerika yang bernama  Jacob Perkind mengenalkan mesin pembuat es untuk pertama kalinya di London. Dia kemudian mempatentkan temuannya ini.
Kira-kira 5 tahun kemudian mesin pendingin makanan (refrigerator) diproduksi di negara-negara eropa di Inggris, di Jerman, di  Perancis dan di negara-negara lain.
Hingga sekarang teknologi pembuatan refrigerator terus dikembangkan mengingat kebutuhan regfrigerator sebagai mesin pendingin bukan hanya untuk mendinginkan makanan melainkan juga dibutuhan pada industri, kesehatan, kimia, laboratorium, dan lain-lain.

Prinsif kerja refrigerator.
Pada umumnya mesin pendingin yang dipergunakan saat ini baik di sektor perumahan maupun industri adalah mesin pendingin yang menerapkan metode mechanical refrigeration system atau sistem pendingin dengan tekanan uap, jenis pendingin ini mempunyai empat komponen penting yaitu compressor, evaporator, condenser dan expansion valve.
Kompresor adalah jantungnya sistem pendingin mechanical refrigerator, Karena dengan kompresor ini media pendingin berupa freon disirkulasikan secara terus menerus sehingga proses penyerapan panas dan pelepasan panas bisa berjalan.
Evaporator adalah komponen berupa pipa panjang yang didesain berbelok-belok  (dibuat coil) diletakkan  didalam dinding kulkas, evaporator inilah yang akan menyerap panas dari bahan yang didinginkan. Pada bagian evaporator, freon mengalir dalam tekanan rendah sehingga suhunya juga berada dalam keadaan suhu rendah oleh  karena itu bagian ini juga dikenal  dengan sebutan cooling coil  atau chilling unit.
Condenser adalah juga berupa pipa panjang yang dibentuk berbelok belok (dibuat coil)  yang dipasangnya dibagian luar refrigerator, fungsi condenser adalah untuk melepas panas yang dibawa freon ke udara luar (ke atmosphere), pada bagian ini  freon memiliki tekanan tinggi.
Expansion Valve  adalah komponen yang penting dalam menentukan kualitas sebuah refrigerator, karena efek kerja dari expansion valve akan menentukan seberapa bagusnya kapasitas sebuah refrigerator. Fungsi daripada expansion valve ini yaitu untuk mengatur aliran freon ke evaporator, expansion valve bekerja menurunkan tekanan freon sesuai dengan setting temperature yang di tentukan oleh alat control temperature, kegagalan kerja expansion valve bisa menyebabkan refrigerator jadi tidak effisien bahkan dapat menyebabkan  kerusakan kompressor karena over load.
Freon atau refrigerant adalah bahan cair yang dipakai sebagai media pembawa panas , freon adalah cairan yang dapat menguap pada temperature rendah, fungsi utama nya dalam refrigerator freon menyerap panas di evaporator dan membuang panas di bagian condenser.

Pergerakan Freon.
Gambar dibawah ini adalah bagan aliran freon pada refrigerator, penjelasan selengkapnya silahkan lanjutkan membaca:
bagan alir freon pada kulkas
Pada  poin 1 freon memiliki tekanan rendah bergerak menuju ke evaporator,dibagian inilah tempat dimana bahan yang akan didinginkan ditempatkan, freon akan menyerap panas dari bahan bahan tersebut, penyerapan panas dari bahan yang didinginkan akan menyebabkan freon berubah menjadi uap, dalam phase uap ini freon akan bergerak menuju bagian suction compressor.
Pada poin 2 freon yang bertekan rendah akan di naikkan tekanannya oleh compressor sebagai akibatnya keluar gari compressor tekanan freon menjadi naik demikian pula dengan suhunya.
Pada poin 3 keluar dari compressor freon bertekanan tinggi, kemudian akan mengalir ke dalam condenser, dibagian ini panas akan dilepaskan ke atmosphere mengakibatkan freon kembali ke phase cair tetapi masih dalam tekanan tinggi.
Pada poin 4 freon cair yang bertekanan tinggi akan melewati sebuah alat yang dinamakan expansion valve atau dikenal juga dengan sebutan pipa kapiler, pada tahap ini tekanan freon akan berubah dari tekanan tinggi ke tekanan rendah secara mendadak menyebabkan suhu juga akan menjadi turun secara drastis, penurunan suhu pada freon setelah melewati expansion valve mengkondisikan freon untuk siap kembali menyerap panas.
Demikian seterusnya sirkulasi freon akan berlangsung sepanjang kompressor nya jalan serta tidak ada kerusakan pada komponen-komponen lainnya. Dengan adanya sirkulasi freon tersebut maka perubahan phase dari freon cair menjadi gas dan sebaliknya terus berlangsung, phenomena perubahan wujud benda inilah  yang mendasari sistim kerja mesin pendingin seperti kulkas, freezer dan lain-lain. Selanjutnya pembahasan mengenai sifat-sifat benda bisa dibaca dalam artikel.
Adapun komponen yang biasanya paling ringkih dan di akui sangat banyak menjadi penyebab kerusakan sistim alir freon adalah kegagalan berfungsinya expansion valve, bisa karena mampat, bocor atau adanya penyempitan karena karat.
Bila terjadi keadaan seperti demikian maka membawa mesin ke bagian servis sangat disarankan agar kerusakan tidak menjalar pada komponen  komponen lainnya. 

Service Kulkas | Freezer | Showcase di Antapani Arcamanik Ujungberung Cibiru

081936999998

Berkaitan dengan pemakaian kulkas, freezer, showcase dan macam-macam mesin pendingin, kali ini admin akan mengulas teori dasar mengenai mesin pendingin.
Sistem pendinginan atau refrigeration adalah proses  berpindahnya  panas dari suatu benda ke benda yang lain. Karena adanya sistem perpindahan panas maka benda yang melepaskan panas akan menjadi dingin sementara benda yang menyerap panas suhunya akan naik.
Ada beberapa metode yang diterapkan pada sistem pendinginan diantaranya adalah: Sistem penyerapan panas (absortion system), Sistem Stream Jet, Sistem thermo electric dan Sistem mechanical. Artikel ini hanya akan mengulas sistem pendinginan dengan metode mechanical yang biasa disebut juga pendinginan system uap bertekanan  ( Mechanical  Refrigeration by Vapor Compression)
Sejarah Mesin Pendingin.
Kebutuhan orang untuk mengawetkan makanan dan bahan makanan menjadi dasar pemikiran terciptanya alat pendingin. Dari hasil penelitian diketahui bahwa penyebab membusuknya bahan makanan adalah adanya microba-microba  yang berkembang biak pada makanan. Microba berkembang biak dengan cepat pada suhu hangat sebaliknya pada suhu dingin dibawah 50 derajat fahrenheit microba tidak bisa berkembang sama sekali.
China adalah Negara pertama yang menemukan manfaat peggunaan mesin pendingin, berawal dari kebiasaan  masyarakat china yang menginginkan rasa lebih segar pada minuman dengan menyimpan botol -botol minuman di tempat dingin.
Kemudian di Mesir masyarakatnya juga suka menikmati minuman dingin dengan cara menaruh jerigen-jerigen berisi air di atas atap pada malam hari.
Orang –orang  Yunani dan Romawi malah sudah lebih dulu memanfaatkan salju untuk mendinginkan bahan makanan mereka, dengan  membungkus rapat lalu mengubur makanan di dalam gundukan salju mereka merasakan perbedaan aroma pada makanan mereka.
Sampai beberapa dekade orang mengunakan balok-balok salju sebagai sarana untuk mendinginkan dan mengawetkan bahan makanan. Hingga pada tahun 1834 seorang engineer Amerika yang bernama  Jacob Perkind mengenalkan mesin pembuat es untuk pertama kalinya di London. Dia kemudian mempatentkan temuannya ini.
Kira-kira 5 tahun kemudian mesin pendingin makanan (refrigerator) diproduksi di negara-negara eropa di Inggris, di Jerman, di  Perancis dan di negara-negara lain.
Hingga sekarang teknologi pembuatan refrigerator terus dikembangkan mengingat kebutuhan regfrigerator sebagai mesin pendingin bukan hanya untuk mendinginkan makanan melainkan juga dibutuhan pada industri, kesehatan, kimia, laboratorium, dan lain-lain.

Prinsif kerja refrigerator.
Pada umumnya mesin pendingin yang dipergunakan saat ini baik di sektor perumahan maupun industri adalah mesin pendingin yang menerapkan metode mechanical refrigeration system atau sistem pendingin dengan tekanan uap, jenis pendingin ini mempunyai empat komponen penting yaitu compressor, evaporator, condenser dan expansion valve.
Kompresor adalah jantungnya sistem pendingin mechanical refrigerator, Karena dengan kompresor ini media pendingin berupa freon disirkulasikan secara terus menerus sehingga proses penyerapan panas dan pelepasan panas bisa berjalan.
Evaporator adalah komponen berupa pipa panjang yang didesain berbelok-belok  (dibuat coil) diletakkan  didalam dinding kulkas, evaporator inilah yang akan menyerap panas dari bahan yang didinginkan. Pada bagian evaporator, freon mengalir dalam tekanan rendah sehingga suhunya juga berada dalam keadaan suhu rendah oleh  karena itu bagian ini juga dikenal  dengan sebutan cooling coil  atau chilling unit.
Condenser adalah juga berupa pipa panjang yang dibentuk berbelok belok (dibuat coil)  yang dipasangnya dibagian luar refrigerator, fungsi condenser adalah untuk melepas panas yang dibawa freon ke udara luar (ke atmosphere), pada bagian ini  freon memiliki tekanan tinggi.
Expansion Valve  adalah komponen yang penting dalam menentukan kualitas sebuah refrigerator, karena efek kerja dari expansion valve akan menentukan seberapa bagusnya kapasitas sebuah refrigerator. Fungsi daripada expansion valve ini yaitu untuk mengatur aliran freon ke evaporator, expansion valve bekerja menurunkan tekanan freon sesuai dengan setting temperature yang di tentukan oleh alat control temperature, kegagalan kerja expansion valve bisa menyebabkan refrigerator jadi tidak effisien bahkan dapat menyebabkan  kerusakan kompressor karena over load.
Freon atau refrigerant adalah bahan cair yang dipakai sebagai media pembawa panas , freon adalah cairan yang dapat menguap pada temperature rendah, fungsi utama nya dalam refrigerator freon menyerap panas di evaporator dan membuang panas di bagian condenser.

Pergerakan Freon.
Gambar dibawah ini adalah bagan aliran freon pada refrigerator, penjelasan selengkapnya silahkan lanjutkan membaca:
bagan alir freon pada kulkas
Pada  poin 1 freon memiliki tekanan rendah bergerak menuju ke evaporator,dibagian inilah tempat dimana bahan yang akan didinginkan ditempatkan, freon akan menyerap panas dari bahan bahan tersebut, penyerapan panas dari bahan yang didinginkan akan menyebabkan freon berubah menjadi uap, dalam phase uap ini freon akan bergerak menuju bagian suction compressor.
Pada poin 2 freon yang bertekan rendah akan di naikkan tekanannya oleh compressor sebagai akibatnya keluar gari compressor tekanan freon menjadi naik demikian pula dengan suhunya.
Pada poin 3 keluar dari compressor freon bertekanan tinggi, kemudian akan mengalir ke dalam condenser, dibagian ini panas akan dilepaskan ke atmosphere mengakibatkan freon kembali ke phase cair tetapi masih dalam tekanan tinggi.
Pada poin 4 freon cair yang bertekanan tinggi akan melewati sebuah alat yang dinamakan expansion valve atau dikenal juga dengan sebutan pipa kapiler, pada tahap ini tekanan freon akan berubah dari tekanan tinggi ke tekanan rendah secara mendadak menyebabkan suhu juga akan menjadi turun secara drastis, penurunan suhu pada freon setelah melewati expansion valve mengkondisikan freon untuk siap kembali menyerap panas.
Demikian seterusnya sirkulasi freon akan berlangsung sepanjang kompressor nya jalan serta tidak ada kerusakan pada komponen-komponen lainnya. Dengan adanya sirkulasi freon tersebut maka perubahan phase dari freon cair menjadi gas dan sebaliknya terus berlangsung, phenomena perubahan wujud benda inilah  yang mendasari sistim kerja mesin pendingin seperti kulkas, freezer dan lain-lain. Selanjutnya pembahasan mengenai sifat-sifat benda bisa dibaca dalam artikel.
Adapun komponen yang biasanya paling ringkih dan di akui sangat banyak menjadi penyebab kerusakan sistim alir freon adalah kegagalan berfungsinya expansion valve, bisa karena mampat, bocor atau adanya penyempitan karena karat.
Bila terjadi keadaan seperti demikian maka membawa mesin ke bagian servis sangat disarankan agar kerusakan tidak menjalar pada komponen  komponen lainnya. 

Layanan Kulkas | Freezer | Showcase di Bandung Cileunyi Jatinangor Rancaekek

081936999998

Berkaitan dengan pemakaian kulkas, freezer, showcase dan macam-macam mesin pendingin, kali ini admin akan mengulas teori dasar mengenai mesin pendingin.
Sistem pendinginan atau refrigeration adalah proses  berpindahnya  panas dari suatu benda ke benda yang lain. Karena adanya sistem perpindahan panas maka benda yang melepaskan panas akan menjadi dingin sementara benda yang menyerap panas suhunya akan naik.
Ada beberapa metode yang diterapkan pada sistem pendinginan diantaranya adalah: Sistem penyerapan panas (absortion system), Sistem Stream Jet, Sistem thermo electric dan Sistem mechanical. Artikel ini hanya akan mengulas sistem pendinginan dengan metode mechanical yang biasa disebut juga pendinginan system uap bertekanan  ( Mechanical  Refrigeration by Vapor Compression)
Sejarah Mesin Pendingin.
Kebutuhan orang untuk mengawetkan makanan dan bahan makanan menjadi dasar pemikiran terciptanya alat pendingin. Dari hasil penelitian diketahui bahwa penyebab membusuknya bahan makanan adalah adanya microba-microba  yang berkembang biak pada makanan. Microba berkembang biak dengan cepat pada suhu hangat sebaliknya pada suhu dingin dibawah 50 derajat fahrenheit microba tidak bisa berkembang sama sekali.
China adalah Negara pertama yang menemukan manfaat peggunaan mesin pendingin, berawal dari kebiasaan  masyarakat china yang menginginkan rasa lebih segar pada minuman dengan menyimpan botol -botol minuman di tempat dingin.
Kemudian di Mesir masyarakatnya juga suka menikmati minuman dingin dengan cara menaruh jerigen-jerigen berisi air di atas atap pada malam hari.
Orang –orang  Yunani dan Romawi malah sudah lebih dulu memanfaatkan salju untuk mendinginkan bahan makanan mereka, dengan  membungkus rapat lalu mengubur makanan di dalam gundukan salju mereka merasakan perbedaan aroma pada makanan mereka.
Sampai beberapa dekade orang mengunakan balok-balok salju sebagai sarana untuk mendinginkan dan mengawetkan bahan makanan. Hingga pada tahun 1834 seorang engineer Amerika yang bernama  Jacob Perkind mengenalkan mesin pembuat es untuk pertama kalinya di London. Dia kemudian mempatentkan temuannya ini.
Kira-kira 5 tahun kemudian mesin pendingin makanan (refrigerator) diproduksi di negara-negara eropa di Inggris, di Jerman, di  Perancis dan di negara-negara lain.
Hingga sekarang teknologi pembuatan refrigerator terus dikembangkan mengingat kebutuhan regfrigerator sebagai mesin pendingin bukan hanya untuk mendinginkan makanan melainkan juga dibutuhan pada industri, kesehatan, kimia, laboratorium, dan lain-lain.

Prinsif kerja refrigerator.
Pada umumnya mesin pendingin yang dipergunakan saat ini baik di sektor perumahan maupun industri adalah mesin pendingin yang menerapkan metode mechanical refrigeration system atau sistem pendingin dengan tekanan uap, jenis pendingin ini mempunyai empat komponen penting yaitu compressor, evaporator, condenser dan expansion valve.
Kompresor adalah jantungnya sistem pendingin mechanical refrigerator, Karena dengan kompresor ini media pendingin berupa freon disirkulasikan secara terus menerus sehingga proses penyerapan panas dan pelepasan panas bisa berjalan.
Evaporator adalah komponen berupa pipa panjang yang didesain berbelok-belok  (dibuat coil) diletakkan  didalam dinding kulkas, evaporator inilah yang akan menyerap panas dari bahan yang didinginkan. Pada bagian evaporator, freon mengalir dalam tekanan rendah sehingga suhunya juga berada dalam keadaan suhu rendah oleh  karena itu bagian ini juga dikenal  dengan sebutan cooling coil  atau chilling unit.
Condenser adalah juga berupa pipa panjang yang dibentuk berbelok belok (dibuat coil)  yang dipasangnya dibagian luar refrigerator, fungsi condenser adalah untuk melepas panas yang dibawa freon ke udara luar (ke atmosphere), pada bagian ini  freon memiliki tekanan tinggi.
Expansion Valve  adalah komponen yang penting dalam menentukan kualitas sebuah refrigerator, karena efek kerja dari expansion valve akan menentukan seberapa bagusnya kapasitas sebuah refrigerator. Fungsi daripada expansion valve ini yaitu untuk mengatur aliran freon ke evaporator, expansion valve bekerja menurunkan tekanan freon sesuai dengan setting temperature yang di tentukan oleh alat control temperature, kegagalan kerja expansion valve bisa menyebabkan refrigerator jadi tidak effisien bahkan dapat menyebabkan  kerusakan kompressor karena over load.
Freon atau refrigerant adalah bahan cair yang dipakai sebagai media pembawa panas , freon adalah cairan yang dapat menguap pada temperature rendah, fungsi utama nya dalam refrigerator freon menyerap panas di evaporator dan membuang panas di bagian condenser.

Pergerakan Freon.
Gambar dibawah ini adalah bagan aliran freon pada refrigerator, penjelasan selengkapnya silahkan lanjutkan membaca:
bagan alir freon pada kulkas
Pada  poin 1 freon memiliki tekanan rendah bergerak menuju ke evaporator,dibagian inilah tempat dimana bahan yang akan didinginkan ditempatkan, freon akan menyerap panas dari bahan bahan tersebut, penyerapan panas dari bahan yang didinginkan akan menyebabkan freon berubah menjadi uap, dalam phase uap ini freon akan bergerak menuju bagian suction compressor.
Pada poin 2 freon yang bertekan rendah akan di naikkan tekanannya oleh compressor sebagai akibatnya keluar gari compressor tekanan freon menjadi naik demikian pula dengan suhunya.
Pada poin 3 keluar dari compressor freon bertekanan tinggi, kemudian akan mengalir ke dalam condenser, dibagian ini panas akan dilepaskan ke atmosphere mengakibatkan freon kembali ke phase cair tetapi masih dalam tekanan tinggi.
Pada poin 4 freon cair yang bertekanan tinggi akan melewati sebuah alat yang dinamakan expansion valve atau dikenal juga dengan sebutan pipa kapiler, pada tahap ini tekanan freon akan berubah dari tekanan tinggi ke tekanan rendah secara mendadak menyebabkan suhu juga akan menjadi turun secara drastis, penurunan suhu pada freon setelah melewati expansion valve mengkondisikan freon untuk siap kembali menyerap panas.
Demikian seterusnya sirkulasi freon akan berlangsung sepanjang kompressor nya jalan serta tidak ada kerusakan pada komponen-komponen lainnya. Dengan adanya sirkulasi freon tersebut maka perubahan phase dari freon cair menjadi gas dan sebaliknya terus berlangsung, phenomena perubahan wujud benda inilah  yang mendasari sistim kerja mesin pendingin seperti kulkas, freezer dan lain-lain. Selanjutnya pembahasan mengenai sifat-sifat benda bisa dibaca dalam artikel.
Adapun komponen yang biasanya paling ringkih dan di akui sangat banyak menjadi penyebab kerusakan sistim alir freon adalah kegagalan berfungsinya expansion valve, bisa karena mampat, bocor atau adanya penyempitan karena karat.
Bila terjadi keadaan seperti demikian maka membawa mesin ke bagian servis sangat disarankan agar kerusakan tidak menjalar pada komponen  komponen lainnya. 

Jasa Service Kulkas | Freezer | Showcase Bandung Cimahi Padalarang

081936999998

Berkaitan dengan pemakaian kulkas, freezer, showcase dan macam-macam mesin pendingin, kali ini admin akan mengulas teori dasar mengenai mesin pendingin.
Sistem pendinginan atau refrigeration adalah proses  berpindahnya  panas dari suatu benda ke benda yang lain. Karena adanya sistem perpindahan panas maka benda yang melepaskan panas akan menjadi dingin sementara benda yang menyerap panas suhunya akan naik.
Ada beberapa metode yang diterapkan pada sistem pendinginan diantaranya adalah: Sistem penyerapan panas (absortion system), Sistem Stream Jet, Sistem thermo electric dan Sistem mechanical. Artikel ini hanya akan mengulas sistem pendinginan dengan metode mechanical yang biasa disebut juga pendinginan system uap bertekanan  ( Mechanical  Refrigeration by Vapor Compression)
Sejarah Mesin Pendingin.
Kebutuhan orang untuk mengawetkan makanan dan bahan makanan menjadi dasar pemikiran terciptanya alat pendingin. Dari hasil penelitian diketahui bahwa penyebab membusuknya bahan makanan adalah adanya microba-microba  yang berkembang biak pada makanan. Microba berkembang biak dengan cepat pada suhu hangat sebaliknya pada suhu dingin dibawah 50 derajat fahrenheit microba tidak bisa berkembang sama sekali.
China adalah Negara pertama yang menemukan manfaat peggunaan mesin pendingin, berawal dari kebiasaan  masyarakat china yang menginginkan rasa lebih segar pada minuman dengan menyimpan botol -botol minuman di tempat dingin.
Kemudian di Mesir masyarakatnya juga suka menikmati minuman dingin dengan cara menaruh jerigen-jerigen berisi air di atas atap pada malam hari.
Orang –orang  Yunani dan Romawi malah sudah lebih dulu memanfaatkan salju untuk mendinginkan bahan makanan mereka, dengan  membungkus rapat lalu mengubur makanan di dalam gundukan salju mereka merasakan perbedaan aroma pada makanan mereka.
Sampai beberapa dekade orang mengunakan balok-balok salju sebagai sarana untuk mendinginkan dan mengawetkan bahan makanan. Hingga pada tahun 1834 seorang engineer Amerika yang bernama  Jacob Perkind mengenalkan mesin pembuat es untuk pertama kalinya di London. Dia kemudian mempatentkan temuannya ini.
Kira-kira 5 tahun kemudian mesin pendingin makanan (refrigerator) diproduksi di negara-negara eropa di Inggris, di Jerman, di  Perancis dan di negara-negara lain.
Hingga sekarang teknologi pembuatan refrigerator terus dikembangkan mengingat kebutuhan regfrigerator sebagai mesin pendingin bukan hanya untuk mendinginkan makanan melainkan juga dibutuhan pada industri, kesehatan, kimia, laboratorium, dan lain-lain.

Prinsif kerja refrigerator.
Pada umumnya mesin pendingin yang dipergunakan saat ini baik di sektor perumahan maupun industri adalah mesin pendingin yang menerapkan metode mechanical refrigeration system atau sistem pendingin dengan tekanan uap, jenis pendingin ini mempunyai empat komponen penting yaitu compressor, evaporator, condenser dan expansion valve.
Kompresor adalah jantungnya sistem pendingin mechanical refrigerator, Karena dengan kompresor ini media pendingin berupa freon disirkulasikan secara terus menerus sehingga proses penyerapan panas dan pelepasan panas bisa berjalan.
Evaporator adalah komponen berupa pipa panjang yang didesain berbelok-belok  (dibuat coil) diletakkan  didalam dinding kulkas, evaporator inilah yang akan menyerap panas dari bahan yang didinginkan. Pada bagian evaporator, freon mengalir dalam tekanan rendah sehingga suhunya juga berada dalam keadaan suhu rendah oleh  karena itu bagian ini juga dikenal  dengan sebutan cooling coil  atau chilling unit.
Condenser adalah juga berupa pipa panjang yang dibentuk berbelok belok (dibuat coil)  yang dipasangnya dibagian luar refrigerator, fungsi condenser adalah untuk melepas panas yang dibawa freon ke udara luar (ke atmosphere), pada bagian ini  freon memiliki tekanan tinggi.
Expansion Valve  adalah komponen yang penting dalam menentukan kualitas sebuah refrigerator, karena efek kerja dari expansion valve akan menentukan seberapa bagusnya kapasitas sebuah refrigerator. Fungsi daripada expansion valve ini yaitu untuk mengatur aliran freon ke evaporator, expansion valve bekerja menurunkan tekanan freon sesuai dengan setting temperature yang di tentukan oleh alat control temperature, kegagalan kerja expansion valve bisa menyebabkan refrigerator jadi tidak effisien bahkan dapat menyebabkan  kerusakan kompressor karena over load.
Freon atau refrigerant adalah bahan cair yang dipakai sebagai media pembawa panas , freon adalah cairan yang dapat menguap pada temperature rendah, fungsi utama nya dalam refrigerator freon menyerap panas di evaporator dan membuang panas di bagian condenser.

Pergerakan Freon.
Gambar dibawah ini adalah bagan aliran freon pada refrigerator, penjelasan selengkapnya silahkan lanjutkan membaca:
bagan alir freon pada kulkas
Pada  poin 1 freon memiliki tekanan rendah bergerak menuju ke evaporator,dibagian inilah tempat dimana bahan yang akan didinginkan ditempatkan, freon akan menyerap panas dari bahan bahan tersebut, penyerapan panas dari bahan yang didinginkan akan menyebabkan freon berubah menjadi uap, dalam phase uap ini freon akan bergerak menuju bagian suction compressor.
Pada poin 2 freon yang bertekan rendah akan di naikkan tekanannya oleh compressor sebagai akibatnya keluar gari compressor tekanan freon menjadi naik demikian pula dengan suhunya.
Pada poin 3 keluar dari compressor freon bertekanan tinggi, kemudian akan mengalir ke dalam condenser, dibagian ini panas akan dilepaskan ke atmosphere mengakibatkan freon kembali ke phase cair tetapi masih dalam tekanan tinggi.
Pada poin 4 freon cair yang bertekanan tinggi akan melewati sebuah alat yang dinamakan expansion valve atau dikenal juga dengan sebutan pipa kapiler, pada tahap ini tekanan freon akan berubah dari tekanan tinggi ke tekanan rendah secara mendadak menyebabkan suhu juga akan menjadi turun secara drastis, penurunan suhu pada freon setelah melewati expansion valve mengkondisikan freon untuk siap kembali menyerap panas.
Demikian seterusnya sirkulasi freon akan berlangsung sepanjang kompressor nya jalan serta tidak ada kerusakan pada komponen-komponen lainnya. Dengan adanya sirkulasi freon tersebut maka perubahan phase dari freon cair menjadi gas dan sebaliknya terus berlangsung, phenomena perubahan wujud benda inilah  yang mendasari sistim kerja mesin pendingin seperti kulkas, freezer dan lain-lain. Selanjutnya pembahasan mengenai sifat-sifat benda bisa dibaca dalam artikel.
Adapun komponen yang biasanya paling ringkih dan di akui sangat banyak menjadi penyebab kerusakan sistim alir freon adalah kegagalan berfungsinya expansion valve, bisa karena mampat, bocor atau adanya penyempitan karena karat.
Bila terjadi keadaan seperti demikian maka membawa mesin ke bagian servis sangat disarankan agar kerusakan tidak menjalar pada komponen  komponen lainnya.